Adinda Windy Ghanestya Masadhe, Juara A-Con Malang Mencari Bakat

Adinda Windy Ghanestya Masadhe tak menyang
. . .

Adinda Windy Ghanestya Masadhe, Juara A-Con Malang Mencari Bakat

Adinda Windy Ghanestya Masadhe tak menyangka dirinya bakal menjadi juara A-Con Malang Mencari Bakat. Dia juga tak pernah bermimpi akan duet dengan artis ibu kota Ashanty. Semua impiannya itu tercapai berkat ramuan tradisional, kencur. 

Juri A-Con Malang Mencari Bakat benar-benar sangat dipusingkan dengan kualitas 11 finalis ajang pencarian bakat yang dipromotori pasangan ibu kota Anang Hermansyah dan Ashanty tersebut. Betapa tidak, kualitas peserta sangat merata. Hingga, juri Anang, Ashanty, dan Sammy Simorangkir (eks Kerispatih) memutuskan menggeber final ’kedua’. Dari yang seharusnya pada Jumat (6/6) malam lalu sudah mendapat juara, final baru dilakukan Rabu (11/6) malam di Anang Family Karaoke. 

Namun, bukan berarti Rabu (11/6) lalu mereka dengan mudah menemukan juaranya. Enam finalis yang tampil: Adinda Windy Ghanestya Masadhe, Zeli Wahyuningsih Partin, Muhammad Amir Firdaus, Yulia Sita Dewi, Agnes Cefira, dan Yessi ’Osin’ Triosinta menunjukkan kualitas terbaiknya. Seperti babak sebelumnya, peserta harus menyanyikan dua lagu, berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia. 

Hingga pada 00.30 WIB kemarin dini hari, ketua juri Anang Hermansyah mengumumkan juaranya. 

Adalah Adinda Windy Ghanestya Masadhe yang menjadi juaranya. Sontak, begitu ditasbihkan menjadi juara A-Con Malang Mencari Bakat, Windy, sapaan akrabnya mendapat ucapan selamat dari para finalis lainnya. 

Windy sudah seperti menjadi selebritis baru. Usai dinobatkan sebagai juara, bersama finalis lainnya dan Ashanty, mereka harus melayani sejumlah media infotainment dari Jakarta di ruang VVIP Anang Family Karaoke.

Usai melayani wawancara tersebut, kepada Jawa Pos Radar Malang, Windy menceritakan awal keikutsertaannya di ajang ini. ”Saya justru malah tidak tahu ada audisi ini. Tahu-tahu ada teman SMA menyerahkan bill pembayaran karaoke di Anang Karaoke kepada saya, katanya ini untuk daftar ikut A-Con,” ucap Windy. Perempuan kelahiran Malang, 12 Desember 1994 tersebut nothing too loose saat melakukan pendaftaran. Dia pun kemudian berangkat melalui audisi kelima yang digeber Mei lalu. Dalam penampilan perdananya di depan Anang dan Ashanty, dia menyanyikan lagu Ordinary People milik John Legend. 

Penampilan mahasiswi ilmu komunikasi semester II Universitas Brawijaya (UB) itu ternyata memikat hati para juri. Windy pun dinyatakan lolos ke babak selanjutnya. Dia harus bertarung dengan puluhan penyanyi lainnya yang berasal dari enam audisi terdahulu. Sebelum menuju babak final 11 besar, Windy harus melalui paling tidak tiga kali audisi. Yaitu penyisihan, 50 besar dan 25 besar. 

Namun, langkah Windy menuju babak final 11 besar bukan mulus seperti jalan tol. Dia harus kehilangan suara justru ketika jelang memasuki babak final 11 besar yang dihelat Jumat (6/6). Beberapa hari jelang babak final, suara Windy benar-benar habis. ”Bisa jadi faktornya memang kecapekan. Kan memang audisinya bisa sampai dini hari kan ya,” lanjutnya. 

Perempuan yang tinggal di kompleks Taman Sulfat 23 Blok B/9 tersebut sempat berputus asa. Sebab, tinggal dua langkah lagi mimpinya untuk bisa berduet dengan penyanyi papan atas Indonesia akan jadi kenyataan. ”Namun, saya punya jurus jitu. Setiap suara saya habis, saya selalu ngeremus kencur. Resep itu setahu saya juga digunakan teman-teman MC (master of ceremony). Ditambah dengan istirahat yang cukup, puji Tuhan suara saya bisa kembali,” kata anak kedua dari dua bersaudara pasangan Mamek dan Swastuti Puspita tersebut. 

Tanda-tanda Windy akan menjadi yang terbaik di ajang ini, sebenarnya sudah terlihat sejak babak 11 besar. Saingan terberat Windy adalah Zela Wahyuningsih Partin yang berulang kali disebut Ashanty memiliki gesture tubuh yang asyik dan kualitas suara bagus pula.

Anang mengatakan, selain suara Windy yang bagus, dia menilai Windy juga memiliki teknik bernyanyi cukup bagus. Serupa dengan Anang, Ashanty juga memuji suara Windy bernada tinggi. ”Jujur aku merinding. Suara kamu adem banget. Pronounciation kamu juga bagus dibanding peserta-perserta lainnya,” lanjut Ashanty saat babak final 11 besar. 

Pujian juga datang dari Sammy. Bahkan, jika pun Windy tidak menjadi juara A-Con, Sammy menantang Anang untuk memproduseri Windy. ”Improvisasi lagu yang kamu hadirkan itu sudah benar sekali. Nang (memanggil Anang Hermansyah) yang kayak gini harus kamu produserin,” kata Sammy yang juga eks vokalis Kerispatih tersebut. 

Melangkah ke babak final dengan enam peserta, Windy yang mengidolakan Maliq and The Essentials tersebut makin percaya diri. Di babak final, Windy menyanyikan dua lagu. Yaitu Garotta De Panema yang dipopulerkan oleh Girl from Ipanema dan Cinta Kan Membawamu Kembali milik Dewa 19. 

Secara keseluruhan, Windy menyebutkan hampir tak ada halangan berarti sepanjang mengikuti audisi tersebut. Yang paling mengganggu tentu saja momen hilangnya suara jelang tampil di 11 besar. Lalu dia juga merasa kesulitan saat harus mempersiapkan diri jelang tampil di babak 11 besar. Sebab, dia dan finalis lainnya harus memilih lagu dan memiliki waktu hanya tiga hari jelang tampil di babak 11 besar. 

Windy menyatakan, dengan keberhasilan menjadi juara I tersebut, dia akan melakukan persiapan maksimal jelang menuju Jakarta untuk melakukan rekaman dengan Ashanty. Rencananya, duet Ashanty dan Windy akan melahirkan lagu single. Sebagai juara I, Windy berhak mendapatkan rekaman bareng Ashanty; uang tunai Rp 2,5 juta; nilai kontrak Rp 5 juta; hingga beragam voucher dari sponsor pendukung. 

Di sisi lain, Windy menyebutkan, dia sudah suka menyanyi sejak di usia anak-anak. Saat ini, dia juga sering meng-cover (menyanyikan ulang) lagu di soundcloud, sebuah media sosial yang memungkinkan untuk ’memarkir’ hasil karya berupa lagu. Dia juga sering menyanyi di acara-acara. 

Sementara itu Ashanty menyebutkan, tak mudah bagi juri memutuskan juara A-Con. Sebab, diakuinya, kualitas peserta sangat merata. ”Namun tetap harus ada yang terbaik dari enam terbaik. Saya dan Mas Anang sudah punya banyak rencana untuk mereka,” terang istri Anang Hermansyah tersebut. 

Ashanty memastikan, usai Lebaran mendatang, Windy akan terbang ke Jakarta dan mulai mempersiapkan rekaman bersamanya. Dia menyebutkan, bulan-bulan ini dia akan fokus dulu menjalankan ibadah puasa dan menjaga kehamilannya.

 

via RadarMalang

Bagikan dengan orang sekitar